Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada secara resmi membuka rangkaian kegiatan orientasi mahasiswa baru bertajuk Pionir Dialektika pada Selasa (6/8) lalu. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Pionir Gadjah Mada yang berlangsung dari tanggal 4 hingga 16 Agustus 2025, dan menjadi ajang penyambutan resmi bagi 164 filsuf muda—sebutan khas bagi mahasiswa baru Fakultas Filsafat—yang berhasil diterima melalui jalur penerimaan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 43 mahasiswa jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), serta 77 mahasiswa dari Seleksi Mandiri.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Filsafat, Prof. Dr. Rr. Siti Murtiningsih, S.S., M.Hum., menyampaikan pesan hangat dan motivasi kepada para peserta. “Selamat, kalian adalah yang terpilih. Selamat datang di fakultas ini. Selamat menimba ilmu, mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin dunia,” ungkapnya.
Pionir Dialektika yang berlangsung selama dua hari, 6–7 Agustus, dirancang sebagai ruang pembelajaran awal untuk memperkenalkan mahasiswa baru pada dunia akademik, budaya keilmuan, serta nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan yang menjadi fondasi pendidikan di Fakultas Filsafat.
Beragam kegiatan diselenggarakan selama orientasi ini, antara lain pengenalan dosen, pengenalan fasilitas dan layanan kampus, penyampaian materi, diskusi dan debat filsafat, serta forum inspiratif yang melibatkan sejumlah akademisi.
Melalui pendekatan yang komunikatif dan dialektis, kegiatan ini tidak hanya membekali para filsuf muda dengan informasi, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif dalam dinamika kampus sejak hari pertama. Harapannya, mahasiswa dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan kampus menjalani studinya dengan baik.
“Pergunakan waktu dan kesempatan dengan baik. Jangan sia-siakan waktu, buka jejaring, bangun silaturahmi, fokus pada studi Anda. Tiga tahun lagi kita akan berjumpa di acara pelepasan Anda menjadi sarjana filsafat,” ucap Dekan.