Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Workshop Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) serta Kurikulum pada 22–23 Januari 2026 di Hotel Marriott Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya fakultas dalam melakukan evaluasi dan penguatan tata kelola organisasi serta sistem akademik agar selaras dengan dinamika kebijakan dan kebutuhan institusi.
Workshop hari pertama, Kamis (22/1), difokuskan pada pembahasan SOTK dan Insentif Kinerja Dosen (IKD). Kegiatan ini menghadirkan Direktur Sumber Daya Manusia UGM, Prof. Suadi, S.Pi., M.Agr.Sc., Ph.D., sebagai narasumber, dengan Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan SDM Fakultas Filsafat UGM, Dr. Hastanti Widy Nugroho, S.S., M.Hum., sebagai moderator.
Dalam pemaparannya, Prof. Suadi menyampaikan bahwa pengembangan karier dosen hingga saat ini masih sangat dipengaruhi oleh capaian publikasi ilmiah. “Untuk mencapai jabatan fungsional tertinggi, dosen diwajibkan menyiapkan dua artikel ilmiah internasional bereputasi. Hal ini menunjukkan bahwa publikasi ilmiah masih menjadi aspek utama dalam penilaian kinerja dosen,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa perguruan tinggi masih menunggu terbitnya pedoman operasional Permenpan RB khusus dosen yang mengatur kinerja prestasi. Terkait Permendiktisaintek Nomor 52, Prof. Suadi menyampaikan bahwa regulasi tersebut kembali membuka peluang loncat jabatan, misalnya dari Lektor langsung ke Guru Besar, meskipun aturan teknis pengelolaan karier dosen masih dalam proses perumusan.
“Peraturan ini direncanakan menjadi dasar pengelolaan karier dosen ke depan, dengan persyaratan yang lebih ketat dan kembali mengacu pada PO/PAK Tahun 2019, di mana minimal 45 persen unsur penilaian Guru Besar berasal dari bidang penelitian,” jelasnya.
Selain itu, Prof. Suadi memaparkan mengenai Target Kinerja Dosen sebagai standar kinerja minimal untuk memperoleh penghasilan minimal dosen, yaitu pemenuhan capaian 16 SKS. Capaian tersebut dapat dipantau melalui sistem Simaster pada menu SDM yang menampilkan status kelayakan dosen. Ia juga mengingatkan bahwa Medical Check Up (MCU) wajib dilakukan oleh dosen yang berusia di atas 35 tahun.

Pembahasan SOTK dilanjutkan pada Jumat (23/1) dengan fokus pada pembaruan struktur organisasi Fakultas Filsafat UGM yang terakhir disusun pada tahun 2015. Dekan Fakultas Filsafat UGM, Prof. Rr. Siti Murtiningsih, menyampaikan bahwa pembaruan SOTK dilakukan dalam semangat efisiensi tata kelola organisasi. “Sebisa mungkin kita menyusun struktur yang ramping tetapi lincah, dengan supporting system yang mudah beradaptasi terhadap perubahan,” tuturnya.
Dalam pembahasan tersebut, Fakultas Filsafat UGM telah menyusun draf SOTK yang selanjutnya akan dimintakan pertimbangan kepada Bagian Hukum dan Organisasi UGM serta dibahas dalam rapat Senat Fakultas. Melalui workshop ini, Fakultas Filsafat UGM menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan tata kelola dan penguatan sistem akademik secara berkelanjutan.