Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Rapat Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-59 pada Selasa (18/8). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Persatuan Fakultas Filsafat UGM tersebut menjadi puncak rangkaian peringatan Dies Natalis ke-59 yang telah dimulai sejak 20 Mei 2026.
Rektor UGM yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada sivitas Fakultas Filsafat UGM atas kiprahnya dalam 59 tahun. “Saya menyampaikan rasa hormat kepada segenap sivitas Fakultas Filsafat yang senantiasa tekun merawat kebijaksanaan pengetahuan untuk memperkuat karakter bangsa. Semoga peringatan Dies Natalis ini semakin meneguhkan kita untuk bisa memaknai pentingnya membangun dialog,” tuturnya.
Mengusung tema “Polemologi dan Rekonstruksi Pengetahuan: Membangun Jembatan untuk Masa Depan Berkelanjutan”, peringatan Dies Natalis tahun ini mengangkat relevansi kajian konflik dan rekonstruksi pengetahuan di tengah berbagai perbedaan cara pandang, nilai, dan kepentingan yang hadir dalam kehidupan masyarakat.
“Polemologi mendorong pemahaman terhadap konflik secara terbuka, tidak semata-mata sebagai sesuatu yang harus dihindari, tetapi juga sebagai ruang dialog dan kemungkinan lahirnya pengetahuan baru,” terang Dekan Fakultas Filsafat UGM, Prof. Dr. Rr. Siti Murtiningsih, S.S., M.Hum.
Pada kesempatan ini, Dekan membacakan laporan mengenai berbagai capaian dan perkembangan Fakultas Filsafat UGM selama satu tahun terakhir. Hal ini sebagai wujud akuntabilitas sekaligus refleksi atas upaya bersama dalam mewujudkan fakultas yang unggul, berdampak, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan kemanusiaan.
Rapat Senat Terbuka juga diisi pidato ilmiah oleh Dr. Ridwan Ahmad Sukri, S.S., M.Hum., berjudul “Mengelola, Bukan Meniadakan: Humanisme Agonistik dan Jalan Damai”. Acara dilanjutkan dengan seremoni pemotongan tumpeng, penyerahan penghargaan purna tugas kepada tiga dosen dan tenaga kependidikan, serta penyerahan sertifikat kepada pemenang Philosophy Essay Competition kategori siswa SMA dan mahasiswa.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-59, Fitri Alfariz, S.Fil., M.Phil., dalam laporannya menyampaikan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangkaian dies natalis, yang melibatkan tidak hanya sivitas Fakultas Filsafat tetapi juga masyarakat umum.
“Kegiatan ini bisa terselenggara berkat dukungan berbagai pihak. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ibu dosen, tenaga kependidikan, mitra, dan seluruh pihak yang telah terlibat dan turut mendukung penyelenggaraan seluruh kegiatan ini,” ucap Fitri dalam laporannya.
Sejumlah kegiatan tersebut meliputi Festival Karawitan dan Bazar Nusantara yang melibatkan 52 komunitas karawitan dari Jawa Tengah, DIY, dan Jakarta serta 24 UMKM serta Philosophy Essay Competition yang tahun ini diikuti lebih dari 200 peserta dari kalangan siswa SMA dan mahasiswa.
Selain itu, pada tahun ini Fakultas FIlsafat kembali menyelenggarakan Pekan Olahraga Filsafat, yang mempertemukan para dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dalam kompetisi bulutangkis, tenis meja, voli, dan catur. Anjangsana, ziarah, dan doa bersama juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Dies Natalis pada tahun ini. Rangkaian Dies Natalis ke-59 masih akan berlanjut dengan pentas wayang kulit, family gathering pada September, serta International Conference on Nusantara Philosophy yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.