Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada kembali menjadi tuan rumah program School for International Training (SIT) Study Abroad Indonesia, yang diselenggarakan pada tanggal 16-26 September 2025 dan diikuti 13 mahasiswa asal Amerika Serikat dari berbagai universitas ternama seperti Brown University, Colorado College, dan Seattle University. Peserta berasal dari latar belakang keilmuan yang beragam, mulai dari matematika, neuroscience, geografi, seni, hingga ekonomi, menjadikan program ini kaya akan perspektif lintas disiplin.
SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dengan Universitas Nahdlatul Ulama Al-Ghazali (UNUGHA) Cilacap menyelenggarakan Training of Trainer (ToT) Coaching Membangun Jiwa Merdeka, Rabu (24/9) di Cilacap.
Dalam pengantarnya, Drs. Imam Wahyudi, M.Hum. menekankan pentingnya terobosan metode coaching yang tidak hanya berakar pada paradigma Barat, tetapi berpijak pada khazanah keilmuan Nusantara dan tradisi keislaman. Konsep ini digagas oleh Dr. Heri Santoso, yang mengajak peserta untuk menempuh jalur olah rasa dengan keseimbangan refleksi intelektual dan pengalaman batin.
Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia (Senawangi) dan Kementerian Kebudayaan RI menyelenggarakan Sarasehan Wayang dengan tema “Urgensi Perlindungan Kekayaan Intelektual Seni Pewayangan dan/atau Pedalangan” pada tanggal 22 Agustus lalu. Acara yang dihadiri pegiat seni, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat umum ini menjadi ruang penting untuk membicarakan perlindungan warisan budaya adiluhung bangsa di tengah tantangan zaman modern.
Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Penerimaan Orang Tua/Wali Mahasiswa Baru pada Senin, 4 Agustus 2025, di Selasar Fakultas Filsafat. Acara ini menjadi bagian penting dalam menyambut kehadiran filsuf muda—sebutan bagi mahasiswa baru—dan memperkuat sinergi antara fakultas dan orang tua dalam mendukung proses pendidikan mahasiswa.
Kegiatan ini berlangsung setelah acara serupa di tingkat universitas yang digelar pada pagi hari di Grha Sabha Pramana UGM. Para orang tua/wali kemudian diarahkan menuju fakultas masing-masing untuk mengikuti sesi pengenalan lebih dekat dengan lingkungan akademik tempat anak-anak mereka akan belajar dan berkembang.
Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan Festival Karawitan dan Bazar Nusantara pada 19–20 Juli 2025, sebagai bagian dari peringatan Dies Natalis ke-58. Tahun ini, sebanyak 47 kelompok karawitan ambil bagian, menjadikan festival ini salah satu kegiatan budaya yang tidak hanya meriah, tetapi juga inklusif, dengan melibatkan peserta lintas generasi mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Dari 47 kelompok yang tampil, 23 berasal dari lingkungan UGM, mencakup dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan Dharma Wanita. Sementara 24 kelompok lainnya berasal dari luar kampus, mulai dari instansi pemerintah, komunitas lokal, hingga kelompok masyarakat umum. Beberapa di antaranya bahkan datang dari luar kota, seperti kelompok karawitan KAGAMA yang anggotanya tersebar dari berbagai daerah.
Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan berkelanjutan berbasis kearifan lokal melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang digelar di Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan pengabdian bertajuk Pengembangan Pendidikan Berkelanjutan melalui Seni Pertunjukan Tradisional Macapat ini menjadi langkah konkret fakultas dalam menjembatani nilai-nilai lokal dengan tantangan zaman, sekaligus memperkuat peran seni sebagai medium pendidikan dan pembentukan karakter masyarakat.
Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Globethics dan Yayasan Dharma Etika Madani (YADEMA) menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Ethics in Higher Education pada 10–13 Juni 2025.
FGD ini menghadirkan Meggy Kantert, pakar dari Globethics yang memiliki pengalaman luas dalam pendidikan etika dan kepemimpinan bertanggung jawab di tingkat internasional. Ia memimpin rangkaian diskusi dan lokakarya intensif bersama dosen dan pemangku kepentingan UGM untuk menyusun kerangka modul mengenai Ethics in Higher Education, yang dirancang secara khusus untuk tenaga pendidik di perguruan tinggi.
Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Samudra (Unsam) dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kesepakatan ini dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama yang ditandatangani Dekan Fakultas Filsafat dan Rektor Unsam Selasa (6/5) lalu di Fakultas Filsafat.
Perjanjian kerja sama ini mencakup tiga ruang lingkup utama, yaitu bidang akademik, penelitian dan publikasi karya ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini bertujuan mempererat sinergi antar perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas pendidikan, serta perluasan dampak sosial akademik di tengah masyarakat.
Salah satu Biro Kegiatan Mahasiswa (BKM) Fakultas Filsafat UGM, yaitu Biro Pers Mahasiswa Filsafat (BPMF) Pijar, bersama lembaga pers mahasiswa dari sejumlah fakultas menggelar kegiatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) bersama Sabtu (14/3) lalu di Ruang Sidang Persatuan Fakultas Filsafat. Topik yang dibahas dalam diklat kali ini adalah “Metode Kepenulisan Hard News dan Indepth“, dengan narasumber Muhammad Iqbal selaku Pemimpin Redaksi BPMF Pijar.
Peserta diklat berasal dari empat lembaga pers mahasiswa sosial humaniora, yaitu BPMF Pijar, Badan Penerbitan dan Pers Mahasiswa (BPPM) Equilibrium Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, Badan Penerbitan dan Pers Mahasiswa (BPPM) Mahkamah Fakultas Hukum UGM, dan Lembaga Pers dan Penerbitan Mahasiswa (LPPM) Sintesa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM. Diklat bersama ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mahasiswa dalam bidang jurnalisme. Di samping itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan iklim jurnalisme di lingkup sosial humaniora, serta menjadi wadah berbagi ilmu dan pengalaman kejurnalistikan antarfakultas.
Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada dan organisasi internasional Globethics menjalin kerja sama pelaksanaan pengembangan kajian dan penelitian etika. Formalisasi kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama oleh Dekan Fakultas Filsafat, Prof. Dr. Rr. Siti Murtiningsih, S.S., M.Hum., serta Vice President Globethics dan pendiri YADEMA, Dicky Sofjan, Ph.D, Senin (17/2) lalu.
Ruang lingkup kerja sama ini meliputi pelaksanaan penelitian, publikasi, pelatihan singkat, seminar, hingga kuliah umum. Di samping itu, kerja sama ini juga mencakup kegiatan pengabdian masyarakat dan pertukaran mahasiswa, yang diselenggarakan dalam rangka penguatan keilmuan etika.